“Ibu Sehat dan Bahagia, Lahirkan keluarga Tangguh” Seminar Parenting Bipeka DPC PKS Sekupang

Sekupang — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sekupang melalui Bipeka (Bidang Perempuan dan Keluarga) mengadakan seminar parenting “Ibu Sehat dan Bahagia Lahirkan keluarga Tangguh” Kamis (25/12/2025) pagi.

Acara yang berlangsung di kantor DPC PKS Sekupang yang beralamat di Ruko ciptaland blok Melati No 41 dihadiri oleh 50 peserta ibu-ibu perwakilan taklim Sekupang.

Acara ini dimulai dari pukul 08.30 sampai 11.00 yang dipandu oleh Sari tasmik Al-Qur’an surat Al Mulk Rama Dayanti, do’a Yanti Morina, berlangsung khidmat dan tertib.

Kata Sambutan ketua Bipeka DPC Sekupang Rini Ferawati mengatakan seminar ini dilaksanakan sempena hari ibu, diharapkan setelah mengikuti seminar ini ibu-ibu jadi semakin tercerahkan untuk menjalani peran nya sehari-hari.

Turut hadir dalam acara seminar parenting ini ada Puji Astuti, istri anggota legislatif DPRD PKS Batam Sulaiman yang sedang kunjungan kerja keluar kota. Juga ada Russinta Yuliati, Sri Wahyuni caleg perempuan 2024.

Mewakili DPC PKS Sekupang Osfikar Putra memberikan kata sambutan bahwa ibu itu manusia yang multitalenta, yang sangat berjasa dalam melahirkan generasi yang tangguh.

Narasumber seminar parenting Riyani, praktisi pendidikan di Ulil Albab yang saat ini menjabat sebagai kabid SDM dan Mutu, untuk menjadi sehat dan bahagia seorang ibu harus mengisi hati nya ruhiyah nya dengan makanan langit yaitu berzikir, bersyukur, membaca alquran, ibadah harian, karena hati adalah kepala nya jasad, maka dengan hati yang bersih dekat dengan Allah, InsyaAllah ibu menjadi sehat dan bahagia, agar mampu melahirkan keluarga yang tangguh.

Kisah Teladan dari wanita yang bisa diambil pelajaran berharga seperti siti hajar ibunya nabi Ismail, the real single mother, setelah melahirkan bayi Ismail, nabi Ibrahim berdakwah ke Palestina, meninggalkan siti hajar dan bayi di gurun pasir yang tidak berpenghuni, bukan di perumahan elit yang tersedia berbagai fasilitas hidup.

Atau kisah Asiah istrinya Fir’aun yang berjuang seluruh jiwa raga nya untuk menjaga keimanan nya pada Allah SWT, walau disiksa fisik nya oleh Fir’aun laknatullah.

Atau kisah Hana ibu nya Maryam, sejak Maryam dalam kandungan sudah diniatkan bahwa anaknya akan menjadi pelayan baitul maqdis.

Tak terasa sudah jam 10.30 saatnya bagi doorprize buat peserta yang duluan hadir Armayunita dan Uut, buat peserta yang menjadi ketua taklim Anita dan Dewi Mayasari, buat peserta yang bertanya Sulastri, Jusriati, Nita dan 3 peserta yang bisa menjawab pertanyaan.

Sebelum pulang peserta dan panitia plus narasumber berfoto buat kenang-kenangan indah masa depan, dan testimoni acara dari Elia Tiban kampung “alhamdulillah daging semua bu, terimakasih bipeka”