Yusuf Tegaskan Militansi Kader PKS dalam Penutupan Kembara Batam

BATAM – Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Batam, Yusuf, menegaskan kuatnya militansi kader PKS dalam penutupan Kemah Bela Negara (Kembara) yang digelar selama tiga hari di Bukit Senimba, Ahad (1/2/2026).

Dalam sambutannya, Yusuf menyampaikan kesaksian langsung terhadap semangat dan keteguhan kader yang tetap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, meskipun harus meninggalkan kenyamanan dan menghadapi berbagai keterbatasan fisik.

“Tidak semua kader yang hadir memiliki hobi kegiatan lapangan. Namun ketika taklimat dan panggilan tugas dikeluarkan, antum semua hadir dan bertahan hingga akhir. Ini adalah bukti nyata militansi kader PKS,” tegas Yusuf.

Ia menilai, kehadiran ratusan kader dalam Kembara menunjukkan kesiapan mereka menjawab panggilan dakwah dalam kondisi apa pun, baik ringan maupun berat, sebagaimana perintah Allah SWT untuk berjihad dengan penuh kesungguhan.

Menurut Yusuf, Kembara tidak sekadar kegiatan fisik, tetapi merupakan proses tarbiyah untuk membentuk kader yang sabar, disiplin, dan tahan uji.

Keterbatasan konsumsi, waktu istirahat, hingga tuntutan kedisiplinan tinggi dinilainya sebagai bagian dari pendidikan karakter kader dakwah.

“Di sinilah militansi itu ditempa. Belajar sabar, taat, dan tetap istiqamah meski tidak nyaman. Ini menjadi modal utama perjuangan dakwah ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yusuf menegaskan bahwa militansi kader PKS juga tercermin dari kesiapsiagaan menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.

Ia menyebut, setiap fase perjuangan memiliki karakter dan hambatan berbeda, sehingga kader dituntut selalu siap dan waspada.

“Kita tidak tahu tantangan politik dan dakwah ke depan seperti apa. Karena itu, kader PKS harus selalu siap ditugaskan di mana saja dan dalam kondisi apa saja,” katanya.

Selain ketangguhan individu, Yusuf juga menyoroti kuatnya soliditas kader. Peserta Kembara berasal dari beragam latar belakang, mulai dari anggota dewan, pengurus DPW, DPD, DPC hingga kader ranting, namun seluruhnya melebur dalam satu barisan perjuangan.

“Kita ini ibarat bangunan yang kokoh. Setiap kader adalah batu bata yang saling menguatkan, apa pun peran dan posisinya,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Yusuf menekankan pentingnya regenerasi kader militan. Ia mengaku optimistis melihat banyaknya kader muda yang tampil aktif dan siap melanjutkan estafet perjuangan PKS di Kota Batam.

“Militansi ini harus dijaga dan diwariskan. Hari ini saya melihat kader-kader muda yang siap menjadi pelanjut perjuangan dakwah PKS,” pungkas Yusuf.***

Tags: ,